14 Mei 2009 Rekaman Pidato Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton Manado, 14 Mei – “Saya sangat senang dapat menyampaikan salam terbaik kepada para Menteri dari seluruh dunia yang berkumpul di Indonesia untuk menghadiri Konferensi Kelautan Dunia, dan saya mengucapkan selamat kepada Indonesia yang telah menjadi tuan rumah konferensi yang membahas isu yang sangat penting ini – yang terkadang terabaikan oleh dunia. Seperti yang kita ketahui bersama, kesehatan planet kita dan laut kita saling terhubung. Dan saat ini, laut kita mengalami tekanan dari beberapa sumber: peningkatan kadar asam laut dan penangkapan ikan secara berlebihan yang telah mengancam ekosistem laut; pembangunan yang tak terbatas dan polusi yang telah menyebabkan kerusakan di daerah pesisir; dan pemanasan global yang telah menyebabkan naiknya permukaan air laut dan badai yang hebat. Fenomena-fenomena ini semuanya menunjuk pada satu kesimpulan. Kita harus melakukan lebih banyak hal untuk melindungi laut kita dan menjaga kesehatan planet kita dan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Konferensi Kelautan Dunia memberikan kesempatan kepada perwakilan dari seluruh dunia untuk bersatu dalam satu kecemasan yang sama, dan saya mendorong Anda semua untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya bersama-sama. Hanya dalam beberapa bulan, PBB akan menyelenggarakan konferensi perubahan iklim di Kopenhagen. Sangatlah penting bagi kita mempersiapkan segala sesuatunya semaksimal mungkin saat ini untuk memastikan kesuksesan hasil konferensi di bulan Desember. Di Konferensi Kelautan Dunia ini, Anda dapat membantu agar dunia memfokuskan perhatiannya kepada hubungan antara laut dan perubahan iklim serta langkah-langkah global lebih lanjut untuk menemukan solusi ilmiah atas permasalahan yang kita hadapi. Dan kita juga harus mengingat biaya kemanusiaan yang timbul akibat perubahan iklim. Masyarakat di kawasan pesisir, terutama di negara-negara berkembang, mengalami dampak yang sangat besar akibat pemanasan global. Banyak kelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem laut untuk kehidupan mereka. Perubahan yang terjadi di laut dapat mengancam kemampuan mereka untuk memberikan nafkah bagi keluarga mereka dan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Sementara itu, kenaikan permukaan air laut juga mengancam keberadaan kelompok masyarakat dan badai besar juga telah memukul perekonomian di negara-negara berkembang. Sambil terus melanjutkan usaha-usaha untuk menangani masalah perubahan iklim, kita tetap harus mengingat bahwa efek perubahan iklim tidak hanya dapat dilihat melalui melelehnya gletser dan matinya terumbu karang, tetapi juga melalui rumah-rumah yang rusak, pendapatan yang menurun, meningkatnya kemiskinan, dan makin berkurangnya kesempatan. Oleh karena itu, saya mendorong agar kita semua menjadikan isu biaya kemanusiaan akibat perubahan iklim sebagai isu utama dan terdepan baik dalam pembicaraan di Indonesia maupun di bulan-bulan mendatang. Saya berharap yang terbaik untuk kesuksesan pertemuan ini dan saya percaya konferensi ini dan Deklarasi Laut Manado akan meningkatkan kemajuan kita dan mempertajam pemikiran kita dalam isu yang sangat penting ini, dan saya juga berharap adanya kerjasama yang lebih dalam lagi antar negara kita untuk memenuhi tanggung jawab mulia kita melindungi kesehatan laut dan planet yang kita tinggali bersama. Terima kasih banyak.” Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Kedutaan Besar AS, silakan kunjungi http://jakarta.usembassy.gov/.
|
|
Home Page Kedutaan AS Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut. |