|
|
Pemerintah A.S. Salurkan 55 Juta Dolar Untuk Program Imunisasi Anak dan Anti Korupsi di Indonesia
Hari ini, Duta Besar A.S. B. Lynn Pascoe dan Direktur USAID Indonesia William M. Frej bertemu dengan Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Paskah Suzetta untuk menandatanagani sebuah perjanjian bantuan sebesar 55 juta dolar selama dua tahun guna membantu program anti korupsi dan imunisasi anak di Indonesia. “Kami ucapkan selamat kepada Indonesia yang telah mencapai status Millennium Challenge Corporation Threshold”, kata Duta Besar Pascoe. “Program Threshold ini akan mendukung upaya gigih dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Presiden Yudhoyono untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kesehatan seluruh rakyat Indonesia ”. Direktur USAID, William M. Frej menambahkan, “Kami percaya bahwa dengan bekerja secara erat dengan rekanan kami dari Pemerintah Indonesia, masyarakat sipil, dan para pemangku kepentingan dari sektor swasta, maka Program Threshold ini akan menjawab dua masalah berbeda namun sama pentingnya yang saat ini sedang dihadapi oleh Indonesia”. Hibah bantuan yang diberikan melalui Program Threshold Millennium Challenge Corporation (MCC) merupakan permohonan dari Presiden Yudhoyono untuk mendukung program pemberantasan korupsi. Jumlah sebesar 35 juta dolar A.S. akan digunakan untuk menjalankan reformasi administratif dan transparansi peradilan yang lebih luas, meningkatkan penegakan hukum terhadap praktik pencucian uang, dan mengurangi peluang terjadinya korupsi melalui modernisasi sistem pengadaan publik. Di bawah Program Threshold ini, A.S. juga akan menyalurkan dana sebasar 20 juta dolar A.S. untuk mendukung program imunisasi anak di bawah satu tahun sebanyak paling tidak 80% guna mencegah penyakit difteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan). Program ini juga menargetkan 90% imunisasi untuk penyakit campak. * * * |
Home Page Kedutaan AS
Pusat
Informasi Kedutaan AS | Informasi
Visa | American
Citizen Services
Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.