|
|
26 Maret 2007 DEPARTEMEN KESEHATAN DAN LAYANAN KEMANUSIAAN A.S.
Pernyataan Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan A.S. Mike Leavitt Tentang Rencana Aksi Global Pandemi Influenza WHO Untuk Meningkatkan Persediaan Vaksin
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kiranya patut untuk terus memperoleh penghargaan dan dukungan atas kepemimpinannya dalam upaya global menyiapkan dan menjawab potensi pandemi influenza pada manusia. Kapasitas global saat ini untuk menghasilkan vaksin guna menghadapi pandemi influenza kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan global, terutama di negara-negara berkembang. Rencana Aksi Global Pandemi Influenza WHO Untuk Meningkatkan Persediaan Vaksin (WHO Global Pandemic-Influenza Action Plan to Increase Vaccine Supply) yang dilansir baru-baru ini memberikan landasan yang kuat untuk meningkatkan ketersediaan vaksin influenza pandemi dan musiman di seluruh dunia, namun pelaksanaannya harus dipercepat. Amerika Serikat sangat mendukung upaya yang dilakukan WHO untuk mengatasi ketimpangan ini. Dengan semangat tersebut, Amerika Serikat telah mengucurkan dana sebesar 10 juta dolar A.S. untuk mengembangkan dan menghasilkan infrastruktur vaksin influenza di negara-negara berkembang. Selain itu, negara kami telah melakukan investasi secara signifikan dalam bidang riset vaksin dan terus mengembangkan kapasitas produksi, termasuk investasi senilai satu milyar dolar A.S dalam bidang riset vaksin berbasis sel. Investasi ini tidak hanya bermanfaat bagi warga Amerika Serikat, tetapi juga bagi warga dunia. Namun demikian, berbagai upaya untuk meningkatkan ketersediaan vaksin-vaksin influenza di negara-negara berkembang seharusnya tidak mencemarkan integritas WHO Global Influenza-Surveillance Network yang telah berusia 50 tahun, yang telah memberikan peringatan dini atas berkembangnya jenis-jenis virus influenza, baik yang musiman maupun yang memiliki potensi untuk menjadi pandemi. Semua bangsa memiliki tanggung jawab untuk berbagi data dan sampel virus. Amerika Serikat ingin mendiskusikan berbagai opsi kreatif dengan para stakeholder dalam minggu-minggu yang akan datang untuk mempercepat pelaksanaan Rencana WHO secepat dan seefektif mungkin dan dengan cara yang memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan oleh negara-negara yang terlibat. Upaya penanganan pandemi akan membutuhkan kerjasama masyarakat dunia, karena tak ada bangsa yang dapat melakukan hal ini sendirian. Apabila sebuah negara ingin melindungi rakyatnya, negara tersebut harus bekerjasama dengan bangsa-bangsa lain untuk melindungi masyarakat dunia. Untuk informasi lebih lanjut hubungi: http://www.hhs.gov/news * * *
|
Home Page Kedutaan AS
Pusat
Informasi Kedutaan AS | Informasi
Visa | American
Citizen Services
Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.